Cuma sebungkus nasi kebebasan
yang kami bagi pada para kawula
Murahkah kau senyum, Jatmika?
Tapi di tanahmu, mereka tumpas kami
para lesbi banci terusir layaknya kudis
Barisan se-atas mata kaki menggusur
bubarkan grak pada spanduk alun-alun
Murahkah, kau senyum, Sinuhun?
Atau salah pabila kami berkumpul di paseban
sebentar bersama sesap udara
di bumi Tuhan
yang susah kami dapat
di malam-malam sebelumnya
7 Juli 2010 ? Rabu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar