Rabu, 13 Oktober 2010

Membahas Pernikahan

Ada yang musti berpisah antar dua wanita
Satunya dipaksa menikah dengan pria
Lainnya disepak dipandang sampah
Dua-duanya sama tersiksa.

Ada yang seumur hidup menerawang
Sembunyikan diri di almari pakaian
Terisak saksikan ribuan wanita lalu lalang
Dia tersiksa berselibat.

Ada yang hidup bersama
Pernikahannya dilegalkan luar ranah bundanya
Pasangan lain pilih kumpul serumah
Mereka menghadapi cibiran.

Beginilah agaknya dunia kami
Pernikahan itu suatu maha pelik
Kebersamaan terkadang ditebus dengan pedih perih
Atau luka bau anyir.

Ada pun dunia kalian itu
Cerai kawin lagi selingkuh
Suatu hal yang rumit

1 Juli 2010 / Rabu

Si Bungsu dan Nazam

Nazam yang rela ditempa berkali
Baik dinista lalu dijunjung baru dimentahkan
Terakhir disemat dengan rendah hati
Adalah makna nazam yang bijak

28 Juli 2010 / Senin

Dia Berdo'a , Tuhan

Ya, Khalik :
ia ingin tetap iman
matinya tetap Islam
dan tetap jadi wanita yang sayangi perempuan
hingga kelak lupa fana-Mu di suatu padang

24 Agustus 2010 / Selasa

Si Bungsu, Handphone, Ruang, Waktu

merasa sebal terkalahkan saluran. keadaan
jadi tambah jengkel, kerna tak bisa dobrak
benteng. hendak tembus jam
tapi matari lumer. dan lumut pun kalah
dengan tapaku dalam penantian, sayang.

aku kuat menunggumu, suara

26 Agustus 2010 / Kamis


Ego A Belajar Dewasa

maksud-Nya anugrahi air selautan, nak
agar kau tak lantas meminum s'mua dan melupa
engkau harus pergunakan dengan bijak
alirkan bahgia itu ke sawah ladang
biar tanah kembali subur rimbunkan hutan
yang di dalamnya kau kan sua peri-peri keluarga kita
berkumpul dalam cahya karunia-Nya

27 Agustus 2010 / Jumat

Suatu Awal Bangkitnya Waktu-Timur

sebuah jalan putus dipusat utara kotamu
sejenak hiruk menghirup pikuk di harian
dan nanti pasti kan kembali jalan rodamu
lebih maha-metro lagi tambah tinggi
mencakar singgasana awan
cakar..
setinggi mungkin
tinggi..
untuk kemudian terbelah
jatuh tenggelam
dekenang sejarah

19 September 2010/ Minggu 1.47 am